Momentum perayaan hari kemerdekaan sepertinya tak ingin disia-siakan begitu saja oleh kolektif pop alternatif asal kota Ponorogo, LUSA! yaitu dengan merilis lagu daur ulang dari karya orisinil milik legenda all female rock ‘n roll group asal kota pahlawan Surabaya, Dara Puspita yang berjudul “Pantai Pattaya”,  tepat di 72 tahun usia kemerdekaan Republik Indonesia.

Lagu Dara Puspita yang aslinya dipetik dari album bertajuk Jang Pertama yang rilis tahun 1966, kini dikonstruksi ulang oleh Neoan (vokal, guitalele, melodica), Amirul (gitar), Wendy (gitar), Vini (Bass) dan Zico (drum dan perkusi). Sesi rekamannya dilakukan secara live di Pro Station Studio, Jl. Muria, Ponorogo pada bulan Mei 2017, dengan dibantu mixing dan mastering oleh Yusuf Mahardian, serta additional keyboard oleh Septya Agna.

LUSA! sendiri memandang kerja kreatif ini sebagai bagian dari proyek non-profit dan salah satu bentuk kepedulian mereka terhadap pelestarian seni dan apresiasi kekayaan budaya lokal Indonesia di masa lalu. Sedangkan, idenya sendiri sudah lama tercetus setelah LUSA! merilis debut mini album bertitel Leluasa pada tahun 2016 lalu. Adapun Neoan, Amir, Wendy, Vini dan Zico ini telah merencanakan akan merilis mini album kedua pada tahun ini dengan konsep mendaur ulang tembang-tembang indo lawas di rentang tahun 60-90-an yang kurang begitu populer dan luput dari perhatian mayoritas generasi musik milenial.

“Terhitung semenjak bulan April yang lalu, sudah 4 lagu yang telah berhasil kami rekam, dan tak ada salahnya bersamaan dengan momen HUT RI ini, kami mencoba untuk melepas salah satu single daur ulang tersebut. Lagu“Pantai Pattaya” kami rasa adalah keputusan yang sangat tepat sebagai langkah awal untuk menyongsong perilisan mini album kedua kami dalam waktu dekat ini” ungkap Wendy sumringah.

Lagu “Pantai Pattaya” yang didaur ulang dan dibawakan kembali oleh LUSA! dalam nuansa yang tentunya lebih segar ini didistribusikan secara non-komersial dalam format music sharing creative commons melalui situs Ripstore Asia, sebuah platform berbagi musik secara gratis dan legal yang sejauh ini telah banyak menelurkan rilisan-rilisan digital dari band/group macam: Bottlesmoker, Aurette and the Polska Seeking Carnival, album kompilasi Tribute to Efek Rumah Kaca, Wondergel dan masih banyak lagi.


MTRPHN

Tergerak dengan hal-hal baru ataupun lama sembari mencoba untuk cari tau dan menyimpan hal-hal yang bisa saja terlupakan adalah apa yang memotifasi dirinya untuk menerjang tembok keterbatasan.

Artikel-artikel terkait