Setelah sebelumnya sibuk dengan grup musiknya yang bernama Talun Awan, kini Nur Sabar oktavani kembali mencoba memanfaatkan waktu luangnya untuk kembali berkontribusi di SAABA. Wadah kreatif yang sebelumnya melahirkan grup Talun Awan ini kembali diaktifkan dan diekplor tanpa batas olehnya. Kali ini SAABA melahirkan album “instrumental” dari medium berbentuk “Busur” yang dibuatnya. Album yang bertajuk “Pasopati” (Penakluk hewan dalam diri) ini berisi 3 materi instrumental dari improvisasi dan eksplorasi bebunyian yang dibentuk menggunakan piranti loop, delay, oktaver dan distorsi yang dikeluarkan dari instrumennya.

Atas dasar bentuk instrumen yg dibuatnya itulah ia menggunakan konsep “Pasopati” atau panah dari busur senjata terhebat milik Arjuna dalam cerita pewayangan Indonesia. Proses rekaman setiap materinya sengaja dilakukan secara live “one take” untuk menangkap keutuhan improvisasi dan eksplorasi bunyi dari instrumen tersebut. SAABA baru-baru ini tampil live menemani rangkaian tur proyek musik eksperimental karya Maeda bernama Illiichi (Jepang) di tangerang dan kemungkinan akan lanjut melakukan mini tur untuk mempresentasikan “Pasopati”.

Silahkan mendengarkan albumnya dikanal YouTube dan Soundcloud Sinden Sanen. Atau untuk mendapatkan album ini secara gratis dalam format digital silahkan kunjungi akun Instagram @SindenSanen.


MTRPHN

Tergerak dengan hal-hal baru ataupun lama sembari mencoba untuk cari tau dan menyimpan hal-hal yang bisa saja terlupakan adalah apa yang memotifasi dirinya untuk menerjang tembok keterbatasan.

Artikel-artikel terkait