Pada awal tahun 2016 lalu, seorang perempuan bertato asal Denmark berhasil membuat hati banyak netizen tercabik-cabik dengan apa yang ia bagikan melalui akun facebook-nya. Ia membagikan sebuah foto yang memperlihatkan dirinya sedang memberikan minum air mineral dan biskuit kepada anak kecil kurus kering tanpa busana. Ekspresi yang begitu iba dari perempuan bertato itu mungkin sudah cukup untuk menggambarkan betapa memprihatikannya kondisi anak yang ia temui itu.

Wanita bertato itu adalah Anja Ringgren Loven, seorang aktivis kemanusiaan asal Denmark yang tinggal di Afrika. Sedangkan anak kecil kurus kering tanpa busana itu di panggil oleh Anja dengan sebutan Hope.

Dilansir dari laman Dailymail, Sabtu 24 Juni 2016, pertemuan yang memilukan antara Anja dan Hope itu terjadi pada tanggal 31 januari 2016. Pada saat ditemukan, Hope memang dalam kondisi yang memprihatinkan. Di usianya yang ke 2 tahun, Hope harus hidup sendirian dijalanan tanpa kasih sayang keluarga, bahkan untuk bertahan hidup selama 8 bulan dijalanan ia harus mengais sisa makanan yang membuatnya memiliki badan begitu kurus.

Cerita Anja dan Hope dalam format video. Video oleh Nollygrio.

Rupanya Hope dibuang oleh keluarganya sendiri lantaran di kira sebagai seorang penyihir. Hal seperti ini memang kerap terjadi di Nigeria. Selain dibuang, beberapa anak kecil yang dikira sebagai penyihir juga ada yang dibunuh.

Hope kemudian di bawa oleh Anja kerumah sakit untuk mendapatkan perawatan atas kondisinya yang memprihatinkan itu. Disana para dokter terus berusaha untuk mengeluarkan cacing yang ada diperutnya. Selain itu dokter juga terus melakukan transfusi darah setiap hari agar kebutuhan darah merah Hope segera tercukupi.

Biaya perawatan untuk Hope selama dirumah sakit tentu saja tidak murah. Dan dua hari setelah itu, Anja mendapatkan donasi yang cukup besar untuk kesembuhan Hope dari segala penjuru dunia yang kurang lebih mencapai  satu juta dollar.

Delapan minggu kemudian Anja Ringgren Loven kembali mengunggah foto yang memperlihatkan kondisi terkini Hope. Banyak orang yang sudah tidak mengenalinya, karena dalam waktu 8 minggu itu Hope sudah menjadi anak yang gemuk dan penuh dengan senyum kebahagiaan. Anja juga menjelaskan, Hope tumbuh sepantasnya anak-anak yang tidak pernah kurang kasih sayang bersama 35 saudaranya di yayasan.

Setahun berlalu sejak kejadian saat itu. Kini ada pemandangan yang sangat membahagiakan yang kembali dibagikan oleh Anja melalui akun facebook-nya. Anja mengunggah foto dengan pose yang sama seperti pada saat bertemu Hope, namun dengan pemandangan yang terlihat berbeda 180 derajat.

Terlihat Anja kembali memberikan minum lewat botol air mineral, namun kini Hope sudah memiliki badan yang gemuk dan menggunakan seragam sekolah lengkap dengan tas ranselnya. Tidak seperti pertama kali mereka bertemu yang dihiasi dengan rasa iba, kini Anja juga sudah bisa memberikan senyuman manis atas tingkah menggemaskan anak angkatnya itu.

Anja Ringgren Loven adalah seorang pendiri African Children’s Aid Edutacion and Development Foundation (ACAEDF). Sebuah yayasan pendidikan dan penyelamatan yang ia dirikan untuk anak-anak di Afrika yang dibuang atau dibunuh karena di cap sebagai penyihir.

Apa yang dilakukan oleh Anja ini tentu saja berhasil mengispirasi banyak orang. Bahkan tahun 2016 lalu ia berhasil terpilih sebagai seorang yang paling mengispirasi oleh majalah OOOM yang terbit di Jerman, mengalahkan mantan presiden Amerika Serikat Barack Obama.

Sumber terkait : huffingtonpost.co.uk, dailymail.co.uknollygrio


MTRPHN

Tergerak dengan hal-hal baru ataupun lama sembari mencoba untuk cari tau dan menyimpan hal-hal yang bisa saja terlupakan adalah apa yang memotifasi dirinya untuk menerjang tembok keterbatasan.

Artikel-artikel terkait