Pernahkah kamu mendengar fotografi surealis yang selalu sukses membuat penikmatnya terheran-heran? Mungkin tak banyak fotografer yang mampu membuat karya dengan aliran satu ini karena memang dalam pembuatnya dibutuhkan imajinasi yang sangat tinggi. Namun sekalinya ada, sudah pasti kamu akan mulai bertanya-tanya “kok bisa ya? Dari mana sih dapet inspirasi untuk menghasilkan foto seperti ini??”

Dilansir dari laman Widewalls, Selasa 13 Juni 2017, Nicolas Bruno yang mendapatkan BFA Fotografinya pada tahun 2015 ini adalah salah satu fotografer yang selalu konsisten dengan aliran surealis. Hampir sebagian besar fotonya yang sureal itu juga ditambahkan efek horor. Dengan garis besar konsep yang telah dimiliki dan sedikit spotanitas dalam bereksperimen, ia selalu berhasil membuat foto yang sureal + horor abis.

Lalu dari mana sih Nicolas Bruno mendapatkan inspirasi untuk menghasilkan karya seperti ini?

Wawancara Creators dengan Nicolas Bruno

Kalau untuk hal yang satu ini, bisa dikatakan Nicolas Bruno adalah salah satu orang yang sakti. Bagaimana tidak, jika sebagian besar orang tidak mau mengingat-ingat mimpi buruknya, ia justru berhasil mengubah ketakutan yang ia rasakan dalam mimpi buruk menjadi sebuah karya-karya spektakuler. Yap, Nicolas Bruno mendapatkan inspirasi untuk menghasilkan karya-karya tersebut lewat mimpi buruk yang selama ini ia rasakan.

Selama bertahun-tahun, lebih tepatnya pada saat usia 15 tahun Nicolas sering mengalami sleep paralysis atau kelumpuhan saat tidur, sebuah kondisi antara bangun dan tidur yang membuat seseorang tidak bisa bergerak ataupun menghasilkan suara yang kadang disertai dengan halusinasi yang luar biasa. Kalau orang disekitar sering menyebut hal ini sebagai ketindih setan pada saat tidur. Sejak saat itu ia menggunakan mimpi buruknya sebagai sebuah sumber inpirasi untuk menghadirkan fotografi surealis.

Pada saat setelah mengalami mimpi buruk, Nicolas lalu menvisualkan mimpi tersebut melalui sebuah gambar sketsa di jurnal pribadinya. Hal ini ia lakukan sebagai sebuah upaya untuk mendokumentasikan apa yang sudah ia alami, yang selanjutnya dapat digunakan di kemudian hari untuk memberikan sentuhan akhir dari karya-karyanya.

Namum mimpi buruk bukanlah satu-satunya sumber inspirasi bagi Nicolas Bruno dalam menghasilkan karya. Selain itu ia juga sering melihat pelukis dan pematung masa lalu untuk membuat komposisi foto yang menarik, yaitu dengan mengamati pelaksaanan dan bentuknya.

Beberapa seniman yang sering ia amati karyanya adalah Caravagio, Caspar Friedrich, Jacques- Louis David, dan juga seorang pelukis kontemporer layaknya Gilles Beloeil. Karena kegemarannya yang satu ini juga membuat seorang Nicolas Bruno memiliki beberapa keahlian lain yaitu mendesain kostum dan patung. Untuk hal yang satu ini, Nicolas sering membaca dan melihat foto arsip sejarah untuk dipadukan dengan pemikirannya sendiri.

Sebelum memutuskan untuk melakukan pemotretan, setidaknya ada enam atau tujuh persiapan yang dilakukan, dalam hal ini termasuk lokasi, metode yang digunakan, dan juga materi itu sendiri. Pertama Nikolas akan mencoba untuk menangkap dasar dari sketsa yang telah ia buat, menentukan setting untuk karya tersebut, mempersiapkan alat dan aksesoris pendukung, kemudian lanjut kelokasi untuk segera mengesekusi hal tersebut.

Dalam sebuah wawancara seperti yang tertulis di laman Fstoppers, ternyata maksud Nicolas membuat karya-karya ini yaitu untuk memberikan gambaran secara visual kepada mereka yang belum pernah merasakan seberapa mengerikannya halusinasi pada saat terjadinya Sleep Paralysis. Kalau kamu ingin liat karya Nicolas Bruno lainnya bisa cek langsung ke website resminya Nicolas Bruno atau ke sini.

Sumber : scene360, viralnova.com, fstoppers.com, nicolasbrunophotograph.com


MTRPHN

Tergerak dengan hal-hal baru ataupun lama sembari mencoba untuk cari tau dan menyimpan hal-hal yang bisa saja terlupakan adalah apa yang memotifasi dirinya untuk menerjang tembok keterbatasan.

Artikel-artikel terkait