Listrik kini telah menjadi kebutuhan primer untuk manusia dari berbagai belahan dunia. Manusia pun berusaha untuk menciptakan beragam alat penghasil listrik. Salah satunya adalah sosok Nisl Ferber yang menciptakan kincir angin portable bernama Micro Wind Turbine.

Secara khusus, Micro Wind Turbine ini ditujukan untuk para petualang. Mulai dari mereka yang doyan mendaki gunung, pemimpin ekspedisi, ataupun pembuat film. Perangkat ini pun bakal membantu dalam menyediakan sumber tenaga listrik ramah lingkungan yang lebih baik ketimbang sel surya.

Kekurangan mencolok dari sel surya adalah durasi penangkapan sinar matahari yang terbatas. Hal ini berbeda dengan Micro Wind Turbin yang memanfaatkan angin. Kamu tetap bisa memanen energi listrik baik siang ataupun malam. Dengan begitu, pasokan energi listrik selama berada di tempat yang terpencil pun akan selalu terjaga.

Tidak hanya itu, Micro Wind Turbine buatan Nils Ferber ini mampu menghasilkan energi listrik dalam jumlah yang besar. Meski dalam kondisi angin yang tidak terlalu kencang sekalipun. Alasannya, karena perangkat ini menggunakan rotor berukuran yang besar. Apalagi, desainnnya yang berbentuk vertila, membuat kincir angin ini bisa menangkap angin dari segala arah.

Ferber mengatakan, pada saat ada angin dengan kecepatan sebesar 18 km per jam, maka turbin ini akan bisa memperoleh keluaran konstan sebesar 5 watt. Desain dari alat tersebut juga memudahkan siapapun dalam melakukan perangkaian. Ditambah lagi, bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat turbin ini juga mudah,tidak terlalu mahal.

Keuntungan lainnya, para pendaki tidak perlu membawa bobot yang berat meski ketika menyertakan alat ini dalam aktivitas petualangannya. Ferber mengungkapkan kalau Micro Wind Turbine punya berat 40 persen lebih ringan dibandingkan kompetitornya, kurang dari 1 kg.

Ferber mengungkapkan kalau alat ini memiliki cara memanen energi listrik yang fleksibel. Kamu bisa secara langsung mencolokkan ponsel atau perangkat listrik menggunakan port USB yang ada di turbin ini. Pilihan lainnya, bisa pula menyediakan powerbank sebagai persediaan tenaga listrik saat dalam kondisi terdesak.

Ferber memang memiliki perhatian yang serius terhadap desain produk yang ramah lingkungan. Apalagi, dia mendapatkan ilmu desain produk dari HFBK Hamburg dan Design Academy Eindhoven. Tidak hanya Micro Wind Turbine, dia juga memiliki beberapa proyek kreatif lain yang terpampang lewat situs-nya.

Misalnya, Hollow Chair, sebuah kursi yang bisa dibongkar pasang dengan mudah. Kursi bongkar pasang yang membutuhkan tempat tidak terlalu besar saat dibongkar. Terutama karena bagian bawah tempat duduk yang berupa ruang kosong. Ada pula sebuah tas punggung berukuran kecil yang ternyata bisa menampung papan ski.

Sumber : GiGadgets, designboom.com, newatlas.com, nilsferber.de


I.Baihaki

Penulis yang masih belajar menulis dengan benar dan masih setia dengan dua ponsel Nokia jadul.