Tidak semua kekurangan dihargai, tapi, Paul Smith tidak begitu. Dibesarkan di Holywood, Florida, ia menjadi prbadi yang baik hati dan rendah diri. Menderita celebral palsy yaitu penyakit yang membuat beliau kehilangan motorik halus (tidak dapat memegang benda dan mengutarakan perasaannya dengan baik), tidak lantas membuat usahanya berujung putus asa.

o-TYPEWRITER-ARTIST-facebookPada usianya saat itu dan ketika menderita penyakit celebral palsy, ia tidak diperbolehkan masuk sekolah anak-anak normal atau pendidikan umum sebagaimana mestinya. Ia tidak diajarkan membaca dan menulis lalu direkomendasikan penderita seperti dia dilembagakan. Paul lahir pada tanggal 21 September 1921 di Philadelphia dan divonis tidak dapat bertahan hidup. Namun, buktinya ia dapat bertahan cukup lama yaitu 85 tahun dan akhirnya meninggal pada tanggal 25 Juni 2007. Kondisinya tidak menjadi hambatan satu-satunya untuk semangat hidup meski dengan kekurangan yang tidak dapat dipikul dengan mudah. Namun, pada usia 16 tahun ia menghabiskan hidupnya untuk belajar membaca dan menulis. Sedangkan pada usia 32 tahun, ia mulai belajar berjalan.

typewriter-art-4

 

Ia tidak dapat menulis dan mengutarakan perasaannya dengan mudah, hingga pada akhirnya benda mesin ketik mengubah hidupnya. Saat itu ia masih berumur 11 tahun menemukan mesin ketik yang dibuang oleh tetangganya, lalu ia memungutnya. Ia tidak banyak tahu tentang huruf dan angka, dan hanya menyelipkan karakter-karakter yang menurutnya unik. Ia banyak mengekspresikan dirinya dengan menggambar melalui mesin ketik. Hal yang sederhana yang dilakukan karena tidak dapat memegang alat tulis dengan mudah.

Subjek seni lukisnya, banyak dihabiskan dengan menggambar kehidupan, binatang, peperangan, alam, simbol spiritual dan adegan di luar. Ia juga menciptakan gambar seni terkenal dengan mesin ketiknya yaitu karya Leonardo Da Vinci “Mona Lisa”. Saat teknologi maju berkembang, dan mesin ketik beralih menggunakan pita warna, Paul pun mengembangkan seni mesin ketiknya dengan mencampurkan warna yang sebelumnya polos.Gambar warna pertamanya yaitu gambar seorang Indian. Pada saat orang tuanya telah berlalu, ia pindah ke fasilitas perumahan di Oregon. Beliau banyak aktif dalam kepentingan pemain catur utama dan kegiatan keagamaan Gereja Katholik Santa Joseph.

Selama hidupnya, hampir 70 tahun ia habiskan untuk menggambar melalui mesin ketik sambil mendengarkan musik klasik dari radio tuanya. Upayanya untuk mengenalkan bahwa kekurangan dapat menciptakan hal yang menakjubkan dan ide-idenya berperan penting bagi perkembangan seni dunia. Sepeninggal Paul, warisan yang berharga yang tidak dapat dilupakan meski sang seniman sudah pergi.

sumber : cerebralpalsy.org, hoax-slayer.com


Qiqi

Seorang perempuan yang senang menari-nari mengikuti lantunan irama musik di bawah langit bersama seorang pena.

Artikel-artikel terkait