Musik selalu ada di setiap budaya yang dikenal, dari dahulu sampai sekarang, bervariasi dalam perkembangan waktu dan jaman. Musik tersebut kemudian berkembang menjadi penyusun mendasar kehidupan manusia. Sebagai salah satu cara untuk komunikasi, musik menjadi sebuah tombak ukur dalam menyampaikan pendapat baik dibalik norma yang ada. Hal ini disuarakan dalam bentuk formula yang cukup berbeda dengan mendobrak stereotipe religi pada umumnya, terutama oleh Voice Of Baceprot.

Voice of Baceprot adalah Firda Kurnia (gitar), Widi Rahmawati (bass) dan Euis Siti Aisyah (pemain drum) yang berasal dari Jawa Barat, Garut. Mereka membentuk band Voice Of Baceprot dengan bantuan mantan guru mereka bernama Cep Ersa Eka Susila Satia saat masih duduk di Sekolah Menengah Pertama sekitar tiga taun lalu.

Voice Of Baceprot menggunakan musik untuk memerangi stereotipe wanita di Muslim. Aliran mereka pun cukup variatif dalam membawakan musik dari funk rock, rap metal sampai nu-metal, banyak band cover mereka bawakan seperti Red Hot Chilli Pepper, Rage Against The Machine, System Of A Down sampai Slipknot.

Sampai sekarang ini Voice Of Baceprot sudah rilis beberapa lagu yaitu ‘School Revolution’, ‘The Enemy Earth Is You’, ‘Jalan Kebenaran’ , ‘Turn your Light’, dan ‘Age Oriented’. Salah satu lagu mereka, ‘School Revolution’, misalnya, berisi curhat soal ketidakadilan di sekolah. ‘The Enemy of Earth is You’ berbicara tentang ulah orang-orang yang merasa benar sendiri, padahal tindakan mereka merusak alam. Dua lagu lain karya tiga remaja yang kini duduk di SMK Insan Mandiri, Garut, itu adalah ‘Jalan Kebenaran’ dan ‘Age Oriented’.

Dalam tiga tahun terakhir, Voice Of Baceprot manggung dan ikut festival di sejumlah kota di Jawa Barat. Hingga main di beberapa stasiun tv swasta dan diulas oleh beberapa media baik di luar negeri ataupun lokal. Seperti salah satunya metalinjection.net, Guardian, bbc-indonesia, dan Reuters.  Sesuai dilansir dari tribunnews.com, Nur Khamim Djuremi, dari Divisi Seni dan Budaya Islam Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun mengatakan, meskipun band heavy metal ini dapat memicu benturan budaya di daerah yang konservatif, namun menurutnya mereka bertiga tidak melanggar nilai-nilai yang terkandung dalam agama Islam.

Dengan kontraversi yang ada , semoga tidak menyurut Voice Of Baceprot untuk terus berkarya, mengingat usia mereka masih belia. Bagi yang ingin mendengar musik mereka bisa cek di reverbnation dan kanal youtube mereka.

Sumber : metalinjection.net, Guardian, bbc-indonesiaReuterstribunnews.com


MTRPHN

Tergerak dengan hal-hal baru ataupun lama sembari mencoba untuk cari tau dan menyimpan hal-hal yang bisa saja terlupakan adalah apa yang memotifasi dirinya untuk menerjang tembok keterbatasan.

Artikel-artikel terkait