Terbentuk oleh tekad untuk mengadakan wadah seni dimanapun berada, CreateCo yang terdiri dari Popomangun, Pradana Elvan dan Ardani Ramadan memutuskan untuk meluangkan waktu diluar jam kerja untuk mereleasisasikannya. CreateCo mengadakan acara seni lintas komunitas dengan menggabungkan berbagai macam lingkup tanpa batasan. Kopi Progo, di Jakarta Selatan,  kini menjadi salah satu basecamp CreateCo sehingga bisa menjadi tempat nongkrong yang bermanfaat dengan berbagi kreatifitas.

Seperti sewaktu Kopi Progo menjadi tempat perayaan launching majalah seni berjudul NowKnow edisi #1″Instropection Celebration?” oleh CreateCo (createco.id). Acara ini diisi oleh workshop, pembacaan puisi,  dan pameran para kontributor majalah NowKnow #1. Cukup meriah acara ini berlangsung dari jam 5 sore sampai larut malam yang semakin penuh oleh pengunjung dan penikmat seni.

Walau hujan lebat tiba saat sore hari, acara terus berjalan dimana dibuka oleh sesi workshop dan sharing tentang perkenalan videography khususnya merekam acara dengan video. Dwike Yoga Muliana yang kerjanya sehari-hari di bidang video menjadi juru bicara dalam menjelaskan langkah-awal awal mulai videography dan saran begitu juga cara-cara jitu untuk merekam acara dengan video.

Setelah pembagian hadiah kaos dan workshop telah usai, acara dilanjuti oleh pembacaan puisi dari Rusa Besi. Bertiga, Rusa Besi membacakan puisi lengkap dengan suling okarina dan efek abstrak dari electric bass.

Suatu hal yang tidak dikira-kira muncul saat pembacaan puisi mulai yaitu munculnya personil keempat dengan kostum yang ajaib nan horor, menyita semua perhatian yang hadir di Kopi Progo. Hal ini dieksekusi dengan baik dan pintar, sehingga menarik perhatian nonstop dalam menyimpan momen tersebut dan menanti apa yang dilakukan oleh personil keempat yang bawa payung tersebut. Sosok horor ini berbanding terbalik dengan pengisian pembacaan puisi yang bermakna satir dan humor.

Moment yang telah tiba pun hadir, yaitu pameran para kontributor NowKnow #1 itu sendiri. Sengaja ditutup, ruangan dibalik horden hitam ternyata menyimpan karya-karya para kontributor yang sudah tersusun rapih. Opening dibuka dengan pembukaan oleh Popomangun yang mengucapkan kata pengantar sebelum pengunjung bisa menyaksikan dari dekat karya-karya yang dipajang.

Perlembar ekslempar dari NowKnow #1 dipisah-pisah dan dikasih frame. Tiap lembar, para kontributor sharing karya mereka masing-masing, baik itu fotografi, puisi, maupun ilustrasi. Tidak disangka ternyata yang mengirim karya banyak dari luar Jakarta, dari Jogja, Purworejo bahkan sampai Bali. Semua ini didapat dari proses Open Submission CreateCo berlakukan melalui pemberitaan lewat akun sosmed dan website mereka. Melalui proses pemilihan maka yang terpilih dicetak dan dipamerkan setelah beberapa kurun waktu.  Program seperti ini sebenarnya bukan pertama kalinya dilakukan oleh CreateCo, seperti Temu Rupa #3 sewaktu di Kedai Rupa adalah salah satu acara yang mereka realisasikan.

 


MTRPHN

Tergerak dengan hal-hal baru ataupun lama sembari mencoba untuk cari tau dan menyimpan hal-hal yang bisa saja terlupakan adalah apa yang memotifasi dirinya untuk menerjang tembok keterbatasan.

Artikel-artikel terkait