Di tengah hiruk-pikuk Kota Tua, dan kencangnya angin malam, ada sebuah gedung tua yang menjadi primadona; yaitu Van Vleuten & Cox Building. Bukan hanya karena arsitektur ala Belandanya yang aduhai, malam itu Van Vleuten & Cox Building dipilih oleh Konsorsium Pembangunan Kota Tua Jakarta sebagai tempat diselenggarakannya konser Old Town Jazz Series edisi perdana.

Acara yang diadakan pada hari Jumat, 16 Desember 2016 ini sukses dihadiri oleh puluhan tamu yang ingin menikmati kembali karya-karya Ismail Marzuki, Sam Saimun, Bing Slamet, Muchtar Embut dalam balutan jazz. Namun, apabila nuansa jazz yang kamu bayangkan adalah suasana panggung hitam putih yang tua dan berdebu, maka konser Old Town Jazz mampu melampaui ekspektasi kamu.

Dengan menghadirkan Shadow Puppets Quartet dan Harvey Malaihollo sebagai bintang tamu yang bereksperimen dalam mendaur ulang lagu-lagu nusantara dalam format jazz modern, Konsorsium Pembangunan Kota Tua Jakarta menggagas acara ini dalam rangka menghidupkan kembali aktivitas di ruang-ruang kawasan bersejarah.

“Selamat malam. Baik-baik saja kan semuanya? Malam ini kita menyanyikan lagu-lagu tua, tapi bukan berarti tidak menarik,” sapa Harvey Malaihollo dengan hangat. Suasana pun sontak menjadi cair dan penonton terhanyut dalam dendangan jazz yang dibawakan oleh Shadow Puppets Quartet serta alunan suara merdu Harvey. Di tengah-tengah pertunjukkan Harvey bahkan sempat menghampiri bangku penonton dan mengajak beberapa di antaranya bernyanyi bersama.

Lagu-lagu yang dibawakan dalam edisi perdana Old Town Jazz Series ini memang berasal dari era 1950-1970, jauh sebelum saya dilahirkan. Mentok-mentok, lagu yang saya ketahui hanyalah satu, yaitu Nurlela yang diciptakan oleh Bing Slamet. Kendati demikian, saya tetap menikmati konser malam itu, dan bahkan ikut dibuat tersenyum saat melihat ekspresi bahagia para anggota Shadow Puppets Quartet yang tenggelam saat memainkan instrumennya masing-masing.

Konser malam itu juga diramaikan dengan penampilan sebuah band jazz beranggotakan mahasiswa-mahasiswi Universitas Pelita Harapan, bernama Palladins Band, yang tak kalah mengagumkan. Rasanya pas sekali melihat penampilan mereka, merasakan spirit muda di tengah Kota Tua.

Bagi kamu yang penasaran ingin turut menyaksikan serunya konser jazz di Kota Tua, Old Town Jazz series rencananya akan diadakan dalam dua bulan sekali. Untuk info lebih lanjut, dapat dilihat di Instagram Konsorsium Kota Tua.


A.Astari

Seorang ilustrator yang mencoba untuk mengisi kekosongan di antara gagasan dan kata-kata dengan membuat ilustrasi, dimana ketiganya memiliki porsi yang sama-sama penting.

Artikel-artikel terkait