Dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam sistem penilaian kehidupan, angka sepuluh adalah angka tertinggi, sebagai simbol nilai sempurna. Kini, serial gig Live Forever mencapai edisinya yang ke sepuluh. Dalam perjalannya menuju volume ini, banyak hal-hal yang dapat di ambil dari volume sebelumnya untuk mencapai kesempurnaan yang ideal. Masih bertetempatan di Famouz Café, Live Forever kali ini jatuh pada hari Jumat, tepatnya tanggal 21 Oktober 2016.

Polyester Embassy, band progresif rock/electronic rock asal Bandung didaulat menjadi line up Live Forever volume sepuluh. Masih dalam wilayah bandung, unit postrock instrumental Under The Bride Bright Yellow Sun siap menghipnotis penonton. Adapun wakil dari tuan rumah sendiri adalah Anonymouz Alliance, grup hip hop yang menyeruakan suara-suara perlawanan yang dilontarkan dua MC-nya. Serta Morris Winstone, band rock yang banyak bergerak di gig-gig bawah tanah.

Tak hanya hingar bingar musik saja, gelaran Live Forever kali ini menyajikan live custom Toys dari Egball Alditio, seorang pekerja seniman dan grafiti. Ada juga bazzar rilisan fisik dari store dan lapakan perorangan sewilayah Cirebon. Masih jauh dari kata sempurna tentunya, namun Live Forever tetap berusaha akan lebih baik lagi di setiap volumenya untuk mendapat bentuk yang ideal.


MTRPHN

Tergerak dengan hal-hal baru ataupun lama sembari mencoba untuk cari tau dan menyimpan hal-hal yang bisa saja terlupakan adalah apa yang memotifasi dirinya untuk menerjang tembok keterbatasan.

Artikel-artikel terkait